Sungai Ogan

Urat nadi kehidupan

Di sepanjang dia berpeluh mengalir

Untuk siapapun yang lahir, berbunga, berlari

tersenyum, ditiup angin

 

Duku, durian, karet, kopi, kelapa sawit

Daun-daunnya hijau tua dan hijau muda

Mengkilap seperti lukisan cat minyak

Sehabis hujan dan matahari bersinar di sisa senja

 

Ikan bermacam nama dan gemuk-gemuk

Juga ternak kambing, sapi, dan kerbau

Betapa subur tanah ini

Di Baturaja dan sekitarnya

Baturaja, 18 Desember 2012, 00:07 WIB

“Hari-hari terakhir kembali ke Palembang. Hai, Palembang, jangan cemburu, saya sepertinya mulai betah di Baturaja🙂

Pemandangan sepotong Kota Baturaja dari lantai 3. Asap dan cerobong asap dikejauhan itu adalah kepunyaan pabrik Semen Baturaja. (di-sket saat pertama kali ke Baturaja, 2011 silam)

Pemandangan sepotong Kota Baturaja dari lantai 3. Asap dan cerobong asap dikejauhan itu adalah kepunyaan pabrik Semen Baturaja. (di-sket saat pertama kali ke Baturaja, 2011 silam)

6 Responses to “Sungai Ogan”

  1. ghea Says:

    Lordstone! Pertanyaannya, ada siapakah di sana? Eaaaaa *ngumpet. Mehehe mana gambarnya kaak :”3

  2. muamdisini Says:

    iya nih jhe…biasanya selain puisi, dirimu sertakan juga sketsa landskapnya…..🙂

    • shavaat Says:

      sebenarnya sore kemarin rencana keluar bentar buat gambar. eh, TP belum selesai. haha. tp kayaknya bulan depan ke sama lg dah. moga sempat sket jembatan merahnya sungai ogan.

  3. rianop Says:

    Dulu…dulu sekali, pernah kesana.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: