selamat idul fitri 1431 h

kartu lebaran

selamat lebaran ya🙂

Dulu, setiap tahun menjelang lebaran tiba, Bapak selalu mempersiapkan kartu lebaran untuk dikirim kepada para kenalan. Jadilah kami anaknya yang masih kecil-kecil bertugas menempel perangko serapi mungkin. Berlomba siapa yang paling banyak menempel. Dan ketika dekat-dekat lebaran, kartu ucapan lebaran juga berdatangan. Kami biasanya berteriak-teriak bila pak pos datang untuk mengantar kartu ucapan dengan perangko yang beragam.

Indah sekali di masa itu. Saat kabar, cerita, dan ucapan selamat dituliskan di kertas yang bermacam warna (ada juga yang wangi) atau di kartu pos yang bergambar indah-indah. Yang punya sahabat pena tentunya sering sekali ke kantor pos untuk mengirim surat dan mendapat kiriman surat di sekolah. Jadinya, hobi filateli juga ramai. Teman saya, Farhan namanya, punya berapa jilid album perangko. Perangkonya macam-macam; tak sedikit juga yang dari luar negeri. Kami seringkali melihat koleksinya dengan rasa kagum. Ah, indah sekali.

Di momen lebaran tahun ini tidak ada salahnya bila mengirim kartu lebaran; bernosatalgia kembali ke masa lalu. Pasti beda rasanya dibanding mengirim SMS lewat ponsel.

Di kantor pos di dekat Benteng Kuto Besak ada dijual kartu ucapan bergambar Palembang. Ada gambar Benteng Kuto Besak, Jembatan Ampera, dan Masjid Agung Palembang. Cukup ditulis angka tahun hijriahnya saja, sudah ada kata-kata ucapannya. Kalau mau ditambah kata-katanya juga tinggal ditulis pakai pulpen. Harganya 2500 rupiah per lembar. Saya beli 40 lembar, lengkap dengan sampul putihnya.

Selain kartu ucapan, juga ada perangko Prisma yang bisa dipasang foto terserah kita. Dua puluh lembar perangko dikasih harga Rp50.000,00 dengan nilai perangko 1500 rupiah per buah. Istimewanya, dengan nilai segitu bisa untuk dikirim ke mana saja di Indonesia. Fotonya saya pasang foto Gedung P kampus STAN dua versi: yang jadul dan yang modern. Soalnya, saya bingung mau dipasang foto apa. Masa foto saya sendiri? Narsis betul. Juga masa fotonya mbak Dian Sastrowardoyo, memangnya saya ini siapanya dia?

Jadi total pengeluarannya Rp200.000,00. Saya kirim kartu-kartu itu ke semua teman seinstansi yang seangkatan di semua perwakilan di Indonesia; dari Banda Aceh hingga Jayapura; dari Mataram sampai Menado. Juga saya kirim untuk teman Stapala yang yang penempatannya agak jauh, seperti di Sulubussalam, Bulukumba, Pasangkayu, dan Kuala Tungkal. Saya kirim juga untuk Posko Stapala di kampus Jurangmangu.

Empat puluh lembar kartu ucapan pastinya juga masih kurang. Jadinya, kalau ada beberapa orang yang satu kantor, saya tulis nama mereka dalam satu kartu. Iya, biar irit. Hehehe.

Empat puluh kartu ternyata tidak sebentar untuk menuliskan dan menempelkan perangkonya. Sebelum bertugas ke Musi Rawas, sempat separuhnya saya tulis. Sisanya saya tulis di malam yang besoknya saya mesti pulang kampung. Jadinya malam itu saya tidak tidur sama sekali karena menyelesaikan kartu-kartu itu. Akibatnya, di pesawat Palembang-Jakarta saya tertidur pulas. Ileran pula. Sempat saya lihat mbak pramugari tertawa lihat saya ileran. Huh, memangnya orang tampan tidak boleh ileran apa?

Semoga semuanya bermanfaat. Setidaknya, teman saya pasti tersenyum lihat itu kartu. Seperti Arif Sulistyo yang bertugas di KPP Pratama Bulukumba. Dia bilang dia kira dapat surat dari KPK! Hahaha. Ini gara-gara di sampulnya ada logo KPN yang sekilas mirip logo KPK. Memang saya bikin mirip, kecuali ada tambahan gambar arah mata angin di kanan atas logonyanya. Di pojok kiri atas sampul kartu juga saya print begini: “M. N. Juna Putra & Keluarga; Kantor Pengelana Nasional; Kantor Pusat di Palembang”. Serius sekali. Bapak pos juga pasti mengira kalau Kantor Pengelana Nasional itu benar-benar ada. Padahal masih menumpang gedungnya di ruang arsip gedung kantor kami. Itupun secara ilegal.

Oh, ya, maksud saya, menulis ini sebenarnya juga untuk mengucapkan selamat Idul Fitri untuk teman-teman yang setia membaca blog ini. Mohon maaf atas laku yang dibuat dan kata yang terucap; yang tidak enak di hati. Semoga Allah menerima ibadah kita. Amin.

Palembang, 22 September 2010

“Semoga tahun depan bisa bertemu Ramadan dan mengirim kartu lebaran dengan kertas daur ulang”.



10 Responses to “selamat idul fitri 1431 h”

  1. Dosko Says:

    mana gambar kartu posnya? pingin liat lambang KPN saya, ha ha ha

    • shavaat Says:

      lambang KPNnya di sampul saja, pak. hehehe. yang dipojok kiri bawah.

      yang di dalam sampul, kartu lebaran yang sudah cetakan. gambar jembatan ampera, benteng, ada juga gambar mesjid.

  2. ghea Says:

    waw, saya juga dulu kalau lebaran kerjaannya ngirim surat2 ke sodara2 kak. tapi sekarang udah zaman. kemaren wak bilang saya mau beli kartu lebaran, ibu saya cuma geleng2. kekeke

    selamat idul fitri kak.. *telat

    • shavaat Says:

      berarti masih mengalami masa2 indah itu ya.

      sebenarnya sudah ga jaman memang kirim2 surat. mana biayanya juga lebih besar. pakai kertas pula. tapi, memang sayanya yang jadul. suka hal2 yang berbau jadul. jadi ya, tetep kirim juga. kekeke.

      sama2. maaf ye klo ada salah kata atau salah tulis.

  3. muamdisini Says:

    kartunya sudah saya terima dengan baik..
    senang sekali menerimanya at..jika sempat nanti mungkn akan saya jadikan bahan tulisan di blog…
    hehehehehe..

    terima kasih banyak ya..

    • shavaat Says:

      iya, am. justru saya yang berterima kasih sekali, karena ente telah memberitahu kalau kartu itu sampai. kalau tidak, saya ga tau jadinya. sia2 lah kartu2 itu dikirim. hehehe.

  4. gerie Says:

    hiyaaa,,harusnya satu2 kartunya..
    yg nyimpen mbak ayu’..
    aku kan jg mau nyimpen… huwaaaa……

  5. takkay Says:

    boi, aku juga udah terima kartu nya.
    Luar biasa emang… ckckck..
    temen cewek di ruanganku langsung mintak dikenalin sama kamu. Katanya, “Hari gini masih ngirim kartu lebaran? romantis sekali pasti laki-laki itu”.

    • shavaat Says:

      wah, sampe juga di tempat mu, kay?
      soalnya lupa2 ingat saya kau di akn mana. jadi saya tulis di akn iv. sampe juga ternyata. hehehe.

      wah, romantis=rokok makan gratis? hehehe.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: