Hari ini, dua tahun lalu

Dua tahun, tapi tidak terasa lamanya. Hari itu, 8 Juli 2007, di Sungai Cidahu, di kaki Gunung Salak. Itu hari yang penting. Keputusan bodoh untuk bergabung pada kelompok pencinta alam di kampus, genap sudah di hari itu.

Ingin saya kenalkan teman-teman saya di sini. Tiga belas jumlahnya. Empat belas dengan saya. Mereka–saya sadari–bukan sekedar teman. Bila ada orang lain yang peduli kepadamu, bisa mengerti dan berani memberi saran, tak sungkan mengejek, senang kalau kamu berhasil, mengkritik bila salah, membantumu bila sedang kesusahan, menghiburmu bila kamu gagal, dan kau selalu merindukan mereka; tentu tak berlebihan bila disebut saudara. Selain keluarga di rumah dan beberapa kawan baik saya sejak kecil, mereka adalah keluarga yang lain. Bersama mereka, saya merasa ada di rumah.

Oke. Ehm.

811/SPA/2007. Hendy Dwi Mandegani. Pajak 2006. Caving.

Dia teman satu bivak selama beberapa hari di Gunung Kencana. Sangat baik, sangat bisa diandalkan, ramah, perhatian, Jogja sekali. Salah satu anggota yang skill teknisnya mumpuni. Kata teman-teman yang perempuan, dia tampan dan banyak yang menyukainya. Bila menyusuri gua, sepertinya dia tak pernah lupa bawa biskuit Togo.


812/SPA/2007. Isma Amalia. Pajak 2005. ORAD.

Salah satu perempuan tangguh yang pernah saya kenal. Apapun yang dihandle olehnya selalu beres. Terkesan jutek. Tapi, bila sudah mengenalnya, dia adalah seorang gadis yang ramah. Nyalinya jangan ditanya, Isma sangat akrab dengan perahu dan sungai berjeram deras. Tapi, dia pernah menangis sesegukan sebelum menuruni gua vertikal. Dia tak suka gelap.


813/SPA/2007. Selly Kuntiardini. Perbendaharaan 2006. Gunung Hutan.

Kami sering mengejeknya seperti anak TK. Carrier yang dibawanya terlihat tidak sebanding dengan posturnya yang mini. Tapi, kami tak pernah mendengar dia mengeluh. Selalu terlihat ceria. Kehadirannya juga membuat suasana jadi ceria. Biasa dipanggil Geri dan sangat menyukai gunung, hutan, dan makanan enak.


814/SPA/2007. Aditya Saputra. Akuntansi 2004. Rock Climbing.

Sekarang dia bertugas di Jambi, tak begitu jauh dari rumahnya di Bengkulu. Abang yang perhatian, baik hati, dan jorok. Nicknamenya sebenarnya sungguh tidak manusiawi, tapi dia senang dipanggil dengan nama itu. Selalu kehilangan barang-barang di hutan. Dan kami sampai sekarang menunggu kabarnya, apakah ada gadis yang mau menikah dengannya.


815/SPA/2007. Noerilham Farhani. Analis Efek. Gunung Hutan.

Dia selalu terlihat diam, dan memang orangnya pendiam. Dia pandai berbicara dari hati ke hati. Saya belajar banyak dari dia; bagaimana bertahan dan bangkit lagi setelah gagal dan jatuh. Skillnya teruji dan merata di semua divisi; gunung hutan, ORAD, caving, dan rock climbing. Semua dia bisa dan tak lengkap bila melihat dia tanpa topi, jaket, dan headset.


816/SPA/2007. Alvin Erlangga. Penilai 2006. ORAD.

Orang paling gokil di angkatan 2007. Tingkah laku dia pasti membuat tawa.  Supel. Dia bisa berbicara dengan orang yang baru dikenal; dari anak kecil, sampai orang tua,  seperti berbicara dengan teman sepermainan saja. Pandai menyadari bila ada teman lainnya sedang punya masalah. Tak seru bila dia tidak hadir. Lehernya pernah terjerat tali di sungai dan dia bilang hampir saja dia mati.


817/SPA/2007. Ernestina Rahmanasari. DIII Khusus Akuntansi. Rock Climbing.

Perempuan yang berkeinginan kuat untuk menembus batas, dan dia melakukannya. Pandai menenangkan hati dan selalu menjadi tempat curahan hati teman-teman yang lain.  Suka menulis dan interest sama desain grafis. Dia pernah bilang, dia bercita-cita ingin ke Jepang. Gadis Semarang tapi bertugas di Liwa, Lampung; dan agaknya dia sangat menikmati hari-harinya.


818/SPA/2007. Made Wira Mahiswara. Pajak 2005. ORAD

Kiper keren dari tim futsal anak pajak. Sering ke mana-mana sama Isma. ORAD-er yang tangguh. Tampangnya cool, selalu rapi, tidak seperti umumnya kawan-kawan lain yang acak-acakan. Bli dari Bali yang tidak banyak bicara.


819/SPA/2007. Muhammad Akbar Mamung. Analis Efek. Caving.

Orang Kalimantan. Anak Taruna Nusantara. Fisiknya kuat. Kalem dan benar-benar tenang. Kalau dia tersenyum atau tertawa; artinya lelucon yang kami dengar benar-benar lucu. Anda sangat hebat bila mampu membuatnya tersenyum. Padahal, tingkahnya sendiri malah sering membuat kami tertawa.


820/SPA/2007. Ryan Rosita Luthfi. Akuntansi 2006. ORAD.

Anak Taruna Nusantara juga. 814 pernah membandingkannya dengan seseorang, dan dia bilang kalau Ryan lebih manis. Beberapa kali menangis begitu saja, bila ada masalah yang entah apa. Dan segera reda setelah teman-teman lain menenangkan. Dia gadis yang ramah, supel, dan bersemangat. Bandung sepertinya  menjadi salah satu kota favoritnya.


821/SPA/2007. Ren Refly Kurniawan. Pajak 2006. Rock Climbing.

Anak Solok, Sumatera Barat sana. Kawan yang sama2 menyukai tetralogi Laskar Pelangi. Dia rajin jogging sama Isma sore2 keliling kampus dan manjat wall di plasma. Punya impian2 tinggi dan senang melakukan hal yang beda.  Kami beberapa kali merencanakan bersepeda Jakarta-Bandung, tapi berulang kali gagal (belakangan akhirnya berhasil, alhamdulillah).  Sekarang dia sekelas sama Hendy; tapi beda nasibnya sama Hendy yang rajin belajar dan bintang kelas.


822/SPA/2007. Tomi Hermanto. Penilai 2005. Gunung Hutan.

Ini dia ketua angkatan 2007. Kuat push-up hingga beratus-ratus kali.  Selalu percaya diri bilang dia cakep. Tidak bisa berenang; berenang menyeberangi Situ Gintung dia yang paling belakang. Itupun setelah ditarik2 kawan yang lain. Kalau naik gunung, sepertinya dia selalu pakai celana jins itu-itu yang dipotong jadi celana pendek. Gunung Lawu, itu dia gunung favorit si Muladi, nama lain dari si Tomi.


823/SPA/2007. Eka Prasetya Ningtyas. Piutang Lelang 2005. Caving.

Satu2nya perempuan angkatan 2007 yang menyukai caving. Masalah teknis caving, dia termasuk yang pandai di antara kawan2 yang lain. Nyalinya bolehlah. Bikin ancor di atas pohon besar depan gedung G, dia tenang-tenang saja. Satu2nya anak piutang lelang di posko sekarang. Jarang pasti yang bisa menggantikannya lagi.


Itu dia kawan-kawan saya. Tidak cukup sebenarnya kata-kata untuk mendiskripsikan mereka. Karena mereka itu manusia. Sedang manusia adalah makhluk yang sangat rumit di alam semesta ini. Dan hanya Tuhan-nya lah yang mengerti sepenuhnya tentang diri manusia itu sendiri.

Ditulis untuk diposting tanggal 8 Juli 2008, tapi baru sekarang selesai. 21 Juli 2009, Demang Lebar Daun Palembang.

Terima kasih buat kalian semua SPA 2007. Juga Cahyana Tri Raharja 591/SPA/1999 yang melantik kami, dan Bustanul Maftuhin 757/SPA/2004, korlak diklat 2007. Kutitipkan salam untuk kalian semua, di mana pun kalian berada. Karena menyerah tidak ada dalam kamus kita.

11 Responses to “Hari ini, dua tahun lalu”

  1. wi3nd Says:

    selamat yaaa..
    banyak ya temen2 an9katanya ?

    an9katan aku sedikit,da pada nda ada sekaran9 mencar kemana mana..

    seru ju9a klu in9et kebersamaan bersama mreka🙂

    • shavaat Says:

      iya, mbak win…
      angkatan ini termasuk yang paling sedikit. cuma 14 orang. biasanya tiap tahun itu 20-30an orang. tapi ga apa2 dikit, biar bisa lebih mengenal mereka…

      sekarang sih belum teralu menyebar. masih di jawa dan sumatra. tau dah tahun2 depan ini. mungkin bisa lebih luas lagi. he3.

      itu dia; kebersamaan itu yang tidak akan terlupa.
      salam lestari ya, mbak win…

  2. asri Says:

    ahhh senangnya menceritakan teman2 tercinta…

    salam kenal bwt temen2nya🙂

  3. muamdisini Says:

    mendengar ceritamu ada sedikit rasa penyesalan tidak jadi ikut bergabung,,padahal di awal pendaftaran saya sudah antusias bertanya dan sempat ingin mengambil formulirnya…

    yah,,akhirnya kita dipertemukan disini..hehe..beberapa nama di atas saya kenal…

    kapan-kapan kau posting tentang kami ya..teman-teman diklat…hehehe…

    piss at..Pissang goreng maksudnya…haha..

    • shavaat Says:

      am, ente orang kesekian yang bilang menyesal tidak bergabung saat D3. ga sedikit yang menyesal juga. ambil DIV, am, ntar gabung. hehe.

      tapi, ga mengapa, am. kita bareng2 di bawah payung tridharmaarthasantosa. sudah dipertemukan di sini.

      hmm, kepikiran juga buat tulisan tentang teman2 ex-kalibata. tapi jumlahnya itu lo, am, 75 orang! mungkin ntar dicicil kali ya. he3. liat saja nanti…

      • muamdisini Says:

        hahaha..menunggu DIV terlalu lama at…
        gabung ke STapala saat DIV seperti mas Wipy ya?kau kenal dgn beliau?…

        hahaha…seperti opini dari temen2 yang 75 orang itu waktu dibuat di megamendung…punya saya kemana ya?…
        dari semuanya beberapa gak mengenal dgn baik jadi diisi sekadarnya aja…mungkin kalau kau buat catatan tentang teman2 pusdiklat hasilnya seperti itu…

        mendeskripsikan teman2 hanya lewat 1 atau 2 patah kata..
        hahaha…

  4. petoy815 Says:

    Jack, kok no SPA gw sama dgn bang Adit ???

    • shavaat Says:

      wah, maaf banged, boi. ga sengaja, tapi bukan lupa. oke, segera dikoreksi.
      815/SPA/2007. Noerilham Farhani. Analis Efek. Gunung Hutan.

      sip…🙂

  5. shavaat Says:

    @muam: oke, oke, DIV mah ga lama, am. mas wipy, kenal lah. pak dosen wipy. hehe…

    ah, ya, punya saya juga ke mana, ya? ha3. parah tuh anak2. masa banyak yang bilang saya tukang tidur *he3, padahal benar*. mereka belum tahu sebenarnya saya ini. ya, tukang tidur juga, hahaha…

    bikin tiga kalimat, am. mendiskripsikan orang dalam tiga kalimat…

  6. superduperlebay Says:

    eh kebaca lagi..
    emang aku dulu cengeng banget ya.. ckckckck.. tidak mungkin…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: