Bersepeda Jakarta-Puncak (11-12 Januari)

Setelah melewati minggu kedua ujian tengah semester yang ”melelahkan”, ada baiknya rehat sejenak. Tak baik terus belajar, kita butuh istirahat. Untuk itu disusunlah acara touring ke Puncak pake sepeda. Idenya spontanitas saja. Setelah pagi-pagi sempat kumpul dan jogging bareng, disusunlah rencana ke Puncak untuk besok pagi.

Jumat pagi (11 Januari), jam 06.24 sudah mulai mengayuh sepeda dari Jurangmangu. Yang ikut ada 5 orang: Refly-821, Rian-820, Ernest-817, Gerie-813, dan saya sendiri-810. Kita terlihat keren, meskipun dengan sepeda pinjaman.

Perjalanan paling melelahkan tentu saja dari kampus-Bogor. Jalan Parung yang panas jadi cobaan berat, tim sempat kececer. Namun, kita sampai ke Bogor juga, jam 11 siang, sholat Jumat di Masjid Kebun Raya. Istirahat di masjid dan berangkat ke Puncak. Berhubung setelah dicoba, tanjakan ke Puncak begitu menguras tenaga, kita memutuskan naik angkot saja. Terpaksa kami naik angkot karena waktu tidak memungkinkan, perencanaan dan persiapan yang kurang matang memaksa kami untuk memikirkan waktu perjalanan. Inilah salahnya bila melakukan perjalanan tanpa perencanaan dan persiapan yang matang, terkadang kita terlalu mengikuti keinginan dan target namun tidak memperhatikan keadaan yang sesungguhnya. Ujung-ujungnya, kita terlalu memaksa untuk mencapai tujuan dan target tersebut. Kalaupun mencapai target, mungkin hanya keberuntungan saja.

Di beberapa titik kami bertemu dengan pengendara sepeda lain, mereka menyapa, mengangkat tangan, terkesan mengenal kami. Mungkin inilah keramahan antar pesepeda, kami pun menyapa dan mengayunkan tangan walaupun tak kenal mereka. Titik finish di Masjid Atta-Awun, majid yang terkenal di kawasan puncak. Kita nginap di sana semalam, sebelumnya ngobrol-ngobrol  tentang pengalaman saat itu dan makan ubi Cilembu dulu. Walaupun tidak membawa pakaian hangat–kembali ke persiapan yang asal2an itu– waktu tidur saya tercukupi, meski sesekali terbangun karena dinginnya udara dan lantai masjid.

Besok pagi, langsung meluncur (meluncur, karena hampir tak diperlukan kayuhan sepeda, kecuali di beberapa tanjakan) kembali ke Bogor. Hanya 1,5 jam untuk meluncur. Cewe-cewe Stapala: Gerie, Ernest dan Rian ternyata tidak bisa diremehkan (h3), mereka meluncur dengan kecepatan penuh dan kadang mengomel karena saya, yang paling depan, mengurangi kecepatan. Naik KRL dari Bogor ke St. Pasar Minggu. Dan kayuh sepeda lagi ke kampus, di Bintaro. Jam 11 siang sampe kampus, dengan membawa oleh2 3 porsi asinan dari Bogor.

Badan terasa pegal-pegal–padahal jarak yang kami rasa paling melelahkan–dari kampus-Bogor hanya 60 kilometer saja. Saya agak sulit membayangkan bagaimana Lintang, salah satu tokoh inspiratif dalam novel Laskar Pelangi, yang menempuh jarak 80 kilometer tiap hari hanya untuk bersekolah. Tidak dengan sepeda bagus, malah sebaliknya. Tidak melalui jalan beraspal yang mulus, malah sebaliknya.

Tapi, biarpun pegal-pegal, biarpun tanpa perencanaan dan persiapan yang layak, perjalanan ini terasa menyenangkan. Setidaknya tujuan tercapai: sekedar test drive dan untuk mempererat persahabatan (luv u bro n sist…Trims bwt Refly atas idenya, Ernest, Gerie dan Rian atas semangatnya). Ada banyak cara untuk lebih mengenal saudara kita. Salah satunya melakukan perjalanan bersama… dan bersepeda adalah salah satu ide yang patut dicoba.

Mari bersepeda… Hemat dan menyehatkan….

Foto di bawah ini (Ki-ka): Ernest, Rian, Gerie, saya, Refly

di istana bogor

sampai di kawasan puncak

di KRL Bogor-Stasiun Pasar Minggu

3 Responses to “Bersepeda Jakarta-Puncak (11-12 Januari)”

  1. Black_Claw Says:

    Kira-kira sama seperti perokok. Kalo nggak punya korek ada aja yang minjami berasa kenal lama.😉

  2. gerie_813 Says:

    ‘Ernest, Rian, Gerie, saya, Refly’

    perhatikan stiap kmu nulis nama personil,,
    btw, kok cuma namaku yg pake nama rimba?

    gpp siy, tp kan ga adil, hehehe
    -just kidding-

    ^_^
    gerie-813

  3. shavaat Says:

    @gerie: ah, kalo pakai Selly, terlalu keren. Emangnya Ariel Peterpan: Selly sendiri…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: